Hay, Saya OmRagil!

kadang lucu, kadang ga lucu, kadang nglucu tapi ga lucu
content writter, blogger, comic, mau saya nulis apa saya ngelucu ?
CP : 085707080824 Email : darjosuwito@gmail.com


Selayaknya dan sepatutnya, ucapan selamat ulang tahun adalah ucapan yang disampaikan buat orang lain, lantas bagaimana jika ucapan itu buat diri sampean sendiri? Heran kan? Ya begitulah, pada kesempatan yang baik ini, saya akan mengucapkan selamat ulang tahun buat diri saya sendiri, yang ternyata sudah menginjak usia yang ke 26. Sungguh usia yang tidak lagi kecil wahai saudaraku. Karena saya sudah mengucapkanya kepada diri saya sendiri, maka sampean tidak perlu repot-repot untuk memberikan ucapan atau selamat kepada saya, takut ngrepotin sampean saya.



Dengan segenap kerendahan hati, seonggok pemuda yang biasa-biasa saja dan nyasar lahir kemudian tumbuh besar disebuah planet bernama bumi, ingin memanjatkan doa. Doa yang amat sangat sederhana, semoga sampean yang membacanya juga mau dengan sangat ikhlas dan sadar untuk mengaamiinkanya. Berikut adalah doa saya,

Demi angka 26 yang kini Engkau anugrahkan, saya pemuda yang 26 tahun lalu lahir dengan amat sangat biasa, dengan tangisan “ooeee,. Ooeee,.. ooeee... “ yang mengiringi lahirnya seorang anak laki-laki. Dikemudian hari, sang ayah memberikan saya nama Ragil Wijianto Adhi, namun lebih sering ditulis disemua ijazah saya sebagai Ragil Wijianto. Entah siapa yang memulainya, atau saya yang tidak dengan sadar meluruskanya. Perihal soal nama yang kemudian sering salah ketik, saya memaklumi, toooh.. bapak saya tidak pernah komplain soal kata Adhi, yang tiba-tiba saja hilang dari nama panjang saya, atau kata Wijianto yang kemudian sering berubah jadi Wijiyanto. Sungguh, saya kadang merasa jadi durhaka sejak dari penulisan nama.

Diangka yang ke 26 ini, saya merasa masih jadi seonggok pemuda yang salah planet. Diplanet ini, pemuda seusia saya jelas sudah bawa Satria FU, atau minimal yamaha mio matic dengan nama bapak di STNK dan BPKBnya. Tapi saya? Ahh,. Jangan FU, sepeda BMX saya pun sudah lama rusak dan tak berbentuk. Tapi paling tidak, meskpiun saya nyaris tidak punya apa-apa, kecuali hati yang lapang yang selalu ingin membahagiakan mu, saya masih bisa berbangga diri karena sampai dititik ini, saya tidak banyak merepotkan orang tua atau orang lain demi apa yang saya raih dan pegang saat ini.


Masih belum lupa rasanya, akan sebuah tembok yang saya tulisi dengan pencapaian yang ingin saya raih diusia yang segini. Saya pernah menuliskan demikian disebuah tembok kamar kost tempo dulu,

  1. Lulus S2 maksimal 26 tahun,
  2. Tuku motor FU (tuku tok, dienggone mbuh kapan)
  3. Tuku honda jazz (nek regane wis 20juta)
  4. Mbojo,.

Dari 4 hal tersebut diatas, nyaris yang nomer satu yang paling dekat akan terealisasi, insya allah. Selain itu,.?? Ya.. masih sejauh hilal berada.

Maka di angka ke 26 tahun ini, saya ingin memohon beberapa hal,

Kebahagiaan bagi kedua orang tua yang semakin lama semakin memasuki masa senja. Maaf karena untuk membahagiakanmu, anakmu ini masih perlu banyak sekali waktu, dan semoga pula waktu bapak ibu juga dipanjangkan.

Kebahagiaan bagi perempuan terkasih. Kepada mu, jatuh cinta sudah aku jatuhkan sedari awal, kepada mu, sayang sudah aku berikan sedari pertama, kepada mu pula, keikhlasan selalu aku berikan sedari semula, dan untuk mu doa aku panjatkan, kepada MU nama mu aku utarakan.

Kebahagiaan untuk sahabat dan teman dekat. Tetaplah demikian, tetaplah seperti ini, meskipun kadang bercanda tak kenal batas, tapi maaf selalu keluar dengan ikhlas. Untuk kalian yang sudah bersama saya nyaris sewindu lamanya, untuk kalian pula yang bertemu setiap harinya, terima kasih untuk setiap kebersamaan yang kita bangun, semoga dimudahkan segala urusan.

Kebahagiaan saya bisa dikesampingkan, kalian bahagia saja dulu, saya bisa kapan-kapan.

Terakhir, perihal waktu yang tidak bisa kita intervensi, dan jika 26 jadi angka terakhir dari saya, maka saya hanya ingin sampean-sampean semuanya mengingat saya sebagai pemuda yang biasa-biasa saja.


Terima kasih sudah membaca, terima kasih sudah ikut mengaamiinkan, terima kasih sudah tidak pernah bosan untuk sedikit mengikuti segala keluh kesah, keresahan, pandangan dan cerita dari saya. Dari saya pemuda biasa-biasa saja, pendiri gerakan #CintaGakHarusBukaCelana, CEO dari OmRagil.Id, content writter dari beberapa blog, comic lokal yang belum terkenal, dan anak ketujuh dari pasangan suami istri yang romantis. 

Tanti Auguri OmRagil.id


Entah sudah beberapa bulan, lelaki sederhana bernama wagimin itu, jatuh wati dengan wagiah. Perempuan yang ia liat berkali-kali namun tetap saja tampak lebih menawan dari hari ke harinya. Wagimin pun tahu, bahwa wagiah telah bersama, dan wiryo mungkin akan jadi pilihanya. Ahh,. Tapi wagimin sudah terlanjur goblok sejak dalam pikiran, atau bahkan malah sudah terlanjur ga bisa mikir sejak dalam kandungan. Dia terkesan laki-laki yang ga waras, buat apa jatuh cinta jika hanya untuk sekedar patah hati? Buat apa menunggu yang bahkan tak tahu sampai kapan hal itu akan ada hasilnya? Mungkin begitu pertanyaan sampean? Ia,.?? Kalau ia, maka percayalah, saya juga menanyakan hal yang sama. Tapi sekali lagi, wagimin adalah lelaki yang sudah terlanjur goblok sejak dalam pikiran. Buktinya?? Lha,. Ia tetap acuh tak acuh dengan fakta bahwa wagiah telah lama menambatkan hatinya pada wiryo jee, kalau sudah begitu,. Apa wagimin tidak goblok namanya?!. Sungguh, tidak ada laki-laki yang jauh lebih goblok yang pernah saya lihat selain wagimin. Mas mas, kesehatanmu lho.



Tapi pada akhirnya, tooh, wagimin juga akan berada pada sebuah titik dan moment yang dilematis. Dilematis tentang apa? Apa lagi kalau bukan perihal doa macam apa yang akan ia panjatkan buat si wagiah jal.??. saya akhirnya Cuma bisa menebak-nebak nih, sekali lagi, ini Cuma hasil tebakan saya, bisa jadi benar, bisa jadi juga salah. Mungkin selama ini, wagimin punya dua versi doa, doa yang ia terus panjatkan dan utarakan. Doa yang diam-diam selalu ia baca dan lafalkan, mungkin akan jadi seperti berikut ini doanya.


Doa wagimin versi baik.

Atas setiap hulu nadi yang Engkau ciptakan buat aku. Atas setiap ijin nafas yang Engkau kasih, dan atas kuasa MU, mempertemukan aku dengan perempuan bernama wagiah, maka atas kuasa MU pula, Dzat yang pandai memutar balikan hati dan perasaan atas umat MU lainya. Hamba hanya memohon, jika memang hamba layak dan pantas untuk mempersandingnya, dan Engkau merestui dan Ridho atas perasaan yang Engkau titipkan pada hamba untuk perempuan bernama wagiah itu. Maka, mudahkanlah urusan ini, mudahkanlah setiap usaha ini, mudahkanlah perkara ini. Bukakanlah hatinya untuk menerima hal yang sama yang juga hamba rasakan. Sejatinya hamba percaya bahwa Engkau adalah Dzat yang berkuasa atas segala perasaan. Tetapi, jika ternyata menurut MU, hamba belum bisa menjadi laki-laki yang tepat untuk perempuan bernama wagiah, maka hamba memohon, berikanlah ia laki-laki yang tepat dan terbaik menurut MU. Lelaki yang mampu membimbingnya kepada jalan yang Engkau Ridhoi, bukan jalan yang sesat, bukan pula jalan orang-orang yang mungkar yang Engkau murkai, jauhkanlah ia dari laki-laki bangsat berkedok “i love you”. Sesungguhnya Engkau maha tahu, mana-mana yang tepat lagi terbaik untuk setiap umat-umatnya.


Itu adalah doa versi baik. Doa jika wagimin benar-benar memanjatkannya dan menginginkan hal yang terbaik. Akan tetapi bagaimana jika ternyata bukan doa itu yang wagimin panjatkan?, bisa jadi doa yang dibawah ini misalkan.


Doa wagimin versi jahat.

Ya Rabb, semoga wagiah cepat putus dari wiryo. Aamin, aamiin ya rabbal ‘alamiin.

Singkat, padat, dan jelas maksudnya bagaimana. Doa jahat yang sangat egois dan tidak berperi kewanitaan sekali. Doa yang terlihat lebih terkesan bangsat dan jahat dari pada tulus dan tanpa pamrih. Semoga kita terhindar dari hal-hal yang demikian, dari hal-hal yang hanya sekedar mementingkan kebahagiaan pribadi.


Akan tetapi, apapun, dan bagaimana pun, wagimin mengutarakan doanya. Itu adalah ranah yang sangat pribadi, dan biar ia berdoa dan Tuhan bekerja atas kehendak dan Kuasa Nya. Dan akhirnya saya hanya akan bisa berkata,



Datang laki-laki yang lebih baik kepada mu, agar kamu yakin dengan kebaikan Tuhan mu, dan kamu menjadi manusia yang lebih baik. Maka kuasa Tuhan mana yang bakal engkau dustai?. 

Bentuk Doa Wagimin


Archandra Tahar, koreksi jika namanya salah, karena saya takut kalau faktanya saya lebih mudah mengenal dan menyebutkan nama semisal raffi ahmad,ayu ting ting, atau nagita slavina, lantas bagaimana dengan sampean?. Sekali lagi, Archandra Tahar hanya menjabat menteri selama 20 hari. 20 hari lhoo mas,..? bayangkan, jadi mentri Cuma 20 hari. Tapi mungkin harusnya pak mantan mentri ini masih bisa tersenyum lebar, kenapa ? sebab diluar sana, ada lhooo,. Yang orang bahkan masih menunggu giliran jadi mentri, dan berharap ada lagi mentri yang dicopot. Maka bapak harusnya senang karena paling tidak sudah pernah jadi mentri, meskipun Cuma 20 hari. Meskipun juga, fakta lainnya, diluar sana mungkin bapak termasuk orang penting dan pintar. Mengingat faktanya pula, bapak punya (kalau tidak salah) 3 hak paten, dan beberapa kali menduduki posisi, jabatan pada sebuah institusi dan perusahaan yang sama pentingnya pula. Akan tetapi, saya tidak akan membahas CV bapak, biar khayalak ramai mencari tahu sendiri.


Kasus dari Archandra Tahar ini akhirnya membawa kita pada sebuah fakta, bahwa akhir-akhir ini, kita sering gagal membangun negri. Gagal, segagal-gagalnya. Jangankan untuk membangun negri, sekedar mengurus negri ini dengan benar saja, kita sejatinya juga gagal. Pemerintah gagal melaksanakan jambu bijinya (janjimu busuk bikin jiji). Alih-alih menepati janji, pemerintah malah berkali-kali sibuk resufle kabinet dengan aroma bergilir menjabat mentri dan bagi-bagi kekuasaan.



Nama Archandra Tahar akhirnya mencuat dan ramai, karena ternyata saat beliau diangkat jadi mentri, beliau punya dua paspor kewarganegaraan, yaitu indonesia dan amerika. Sedangkan sesuai peraturan perundang-undangan, pejabat negara harusnya adalah seorang WNI. Sedangkan pak Archandra Tahar?. Sebelumnya begini, dalam undang-undang dijelaskan, seseorang dijelaskan bahwa, seseorang kehilangan kewarga negaraan indonesianya, jikalau ia, menerima kewarga negaraan dari negara lain. Pada point ini, maka pak archandra bukan lagi seorang WNI, tapi warga negara asing. Jadi berdasarkan undang-undang juga, ia seharusnya tidak bisa dan tidak boleh wabil khusus tidak berhak menjabat sebagai mentri. Tapi 20 hari kemudian, pak arcandra di copot setelah ia dilantik sebagai mentri. Apakah lantas ini persoalaan sudah selasai dan berhenti disini? Ternyata tidak. Selama 20 hari menjabat sebagai mentri tersebut, ternyata pak Archandra Tahar sudah mengeluarkan sebuah kebijakan bahwa freeport boleh mengekspor konsentrat. Padahal sebelumnya, hal tersebut sudah dilarang. Jika demikian maka merugilah kita.



Dilain perundang-undangan juga, tepatnya undang-undang amerika. Disebutkan, seseorang kehilangan kewarga negaraanya, jikalau menerima jabatan dari negara lain. Maka dipoin ini pula, pak archandra kini bukan lagi warga negara amerika. Jadi, ia bukan warga negara indonesia, bukan pula warga negara amerika sekarang, alias baleng. Mungkin pak archandra punya cita-cita untuk pindah planet namec mungkin? Bersama picolo yang ada sungunya itu. 

Archandra dan Kegagalan Membagun Negri